Friday, November 26, 2010

Kebijakanku Hari Ini

Ntah kenapa hari ini aku membuat blog lagi....huih. mungkin karena kejenuhanku ngeblog-ngeblog yang makin gak jelas dan gak pernah curhat. Saya memulai hal baru lagi, yaitu ngebog baru lagi. Saya rasa bahasan blog saya ini tak beda jauh dengan blog sebelah yang bercerita tentang hariannya. Namun, saya pikir inilah cara yang paling tepat ngeblog sesuai hati nurani. :-)


Ok! saya akan memulai ceritaku kemarin dan hari ini. Selalu saja tentang wanita.huuuuhhh....
Saya memiliki seorang kekasih yang ia adalah seorang yang lembut dan ingin merasakan kelembutan dari sikap saya. Saya rasa, sifat lembut ini bukan sifat saya. Namun apa salahnya saya coba. Hingga beberapa waktu saya mencoba kelembutan yang ia harapkan dan ternyata itu berhasil. Tapi saya punya masalah baru, yaitu, bagaimana cara saya menjaga kelembutan saya itu? Sedangkan sifat dasar saya adalah orang yang kasar, tegas dan keras (keras kepala juga...heheh :-P) Kadang hati ini terasa ingin marah dan berontak ketika ia berbuat sesuatu yang kurang mengenakkan. Apakah ini pelajaran sabar saya? mungkin saja ini pelajaran yang paling berharga yang harus saya petik pada hari berikutnya. Ini mengenai sifat.

Hal yang lain lagi, antara aku dan dirinya ialah, saat aku mengutarakan pendapat tentang agama, Sebenarnya antara aku dan dia sama kepercayaanya "Muslim". Tapi entah kenapa setiap saya berbicara mengenai aqidah itu selalu gak nyambung, Oke...mungkin tujuannya sama, tapi cara pandang kita berbeda...Terkadang saya juga bingung, apa yang harus saya lakukan? saya mencoba berpikir sesuai dengan pola berpikirnya atau saya melihat melalui kacamatanya. dan saya berhasil, tapi ada beberapa hal yang mengganjal, karena tetap saja kurang cocok bagi saya..hadeeeh....tak apa, mungkin ini pelajaran kedua saya setelah kesabaran, yaitu saling memahami satu sama lain. tapi selain hal yang saya sebut diatas, kita selalu nyambung dalam pembicaraan, walaupun saya terkadang sok tau...hahahaha...hubungan saya dan dia ini udah mau ke jenjang pernikahan soalnya. Jadi saya harus benar2 memikirkan 2 hal itu agar bisa saya capai...Amiiiin...semoga uneg-uneg saya ini bermanfaat...

Inti pembicaraan saya ini adalah ketika kita pada kondisi pemikiran yang berbeda dalam menanggapi sebuah kasus, kita harus menghargai cara dia menanggapi kasus tersebut. Dengan cara itu kita akan jauh lebih tahu kasus itu dari berbagai sisi dan kita sebenarnya telah mengerti apa yang ia inginkan, itulah kebijaksanaan kita.

No comments:

Post a Comment